JEMBER – Beberapa petugas Panwascam Kaliwates kemarin menerima beberapa SMS dari masyarakat terkait indikasi pelanggaran kampanye yang dilakukan H M Madini Farouq, Ketua DPRD Jember yang mengikuti kampanye di Gedung Serba Guna Jember, menggunakan mobil dinas Kamis (2/4) siang.
Mobil Toyota Innova warna hitam kelam itu banyak yang mencurigai sebagai mobil Dinas DPRD Jember dengan plat nomor merah. Tapi, saat dipakai di kampanye PKNU kemarin menggunakan plat nomor pasangan warna hitam L 1035 YL.
Saat dikroscek ke Polda Jatim, nomor polisi itu belum terdata di komputer Ditlantas Polda Jatim. Plat nomor itu diduga kuat nomor baru. Dan selama ini masih baru didaftarkan STNK saja. Sejumlah pemantau pemilu dari Jaringan Pemilih Rasional (Japer) juga menghadiri acara kampanye tersebut.
Bahkan mereka berusaha mengecek kebenaran mobil dinas itu. Salah satu anggota Japer Nurdiansyah Rahman, mengaku masih belum percaya dengan temuan itu. Tapi, dia lantas mendatangi dan memeriksa mobil tersebut.
Mobil Innova hitam itu diyakini sebagai mobil dinas Ketua DPRD. Dan saat kampanye usai, HM Madini Farouq, alias Gus Mamak itu menaiki itu bersama tiga orang. Satu supir, satu pendamping dan Gus Mamak sendiri duduk di jok tengah.
Sementara itu, tidak ada yang berhasil dikonfirmasi terkait itu. Mobil Dinas yang diduga dipakai Gus Mamak ikut kampanye itu mengundang protes keras dari beberapa LSM dan pemantau Pemilu termasuk Japer.
“Kita masih kumpulkan bukti. Nanti, kalau benar hal itu terbukti kita akan laporkan dalam waktu dekat. Batasnya kan tiga hari dari temuan.,” ujar Nurdiansyah Rahman.
Sementara itu, terlihat beberapa petugas Panwascam Kaliwates berusaha mengabadikan mobil Toyota Innova hitam itu untuk diteliti. Ada beberapa ciri khusus yang tidak bisa dielakkan jika itu sebagai mobil Dinas milik negara.
“Kita mencurigai. Cirinya kan plat nomor itu bongkar pasang. Mana ada mobil pribadi bongkar pasang. Dia pinter plat merahnya dicopoti semua. Dipasang plat hitamnya saja. Dia mengikuti mobil Cak Anam, terkesan rombongan dari Surabaya,” ujar Nurdiansyah Rahman, yang mengaku masih akan mengumpulkan bukti terkait indikasi penggunaan mobil dinas Ketua DPRD itu saat kampanye PKNU.kim
MOBDIN KETUA DPRD DI KAMPANYE PKNU
Label:
PEMILU
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar