


JEMBER – Beberapa hari ini turis asing berdatangan ke Jember. Tak hanya itu, wisatawan domestic dari berbagai daerah di Nusantara ini berdatangan memenuhi hotel di penginapan Jember, dan Banyuwangi.
Hal itu karena ada event menjelang Jember Fashion Carnaval, dan menjelang puncak kegiatan BBJ.
Seperti yang terlihat turisasing dari Belanda ini sebelum ke Bali, mampir ke Jember. Robert dan Yolanda ini menyempatkan melihat Alun alun Jember yang saat itu digelar panjat pinang dengan 200 pohon.
“Ada kegiatan apa kok banyak pohon itu,” ujar turis dalam bahasa Inggris kepada staf Pemkab Jember.
Sejumlah wartawan pun menghampirinya. Guidenya bernama Gustaf, berusaha menjelaskan dengan bahasa Belanda kepada Robert dan Yolanda terkait lomba panjat pinang.
“Kalau anda kesempatan ikut serta panitia pasti mengijinkan,” ujarnya.
Tapi, Robert menolaknya. Guide asal Jember ini selain itu menjelaskan pula obyek wisata di Jember yang bisa dikunjungi.
“Di Jember banyak yang bisa dikunjungi, ada Pantai Pamuma, Pantai Watu Ulo, Rembangan, Pantai Puger dan Nusabarongnya, eksotik,” ujar Robert.
Terkait lomba panjat pinang itu, mengaku terlalu pagi jika lomba digelar pukul 07.00 WIB.
“Jam 07.00 WIB saya masih tidur,” ujarnya kelakar.
Disinggung kejadian pemboman di Hotel JW Marriot dan Hotel Rizt Carlton dia mengaku tidak seperti di Jember.
“Disini aman saja,” ujarnya.
Sedangkan Sugeng Purnomo Pimpinan Hotel Bintang Mulia mengakui bahwa kunjungan tamu dari Manca Negara dan Wisatawan Domestik di BBJ 2009 ini mulai banyak yang datang.
“Di hotel saya ada peningkatan kunjungan 15-20 %,” ujarnya.
Dua bulan terkahir turis manca dan domestic banyak mampir ke Hotel Bintang Mulai. “Belum hotel yang lain Mas,” ujarnya.kim
TURIS ASING BERDATANGAN DI JEMBER
BANYUWANGI – JEMBER POTENSI MONEY LOUNDRY
JEMBER - Praktik money laundring atau pencucian uang berpotensi dilakukan di kawasan Jember Banyuwangi.
Terhadap kasus itu, aparat terus waspada. Kapolwil Besuki Kombes Pol Drs Imam Djauhari, membenarkan di wilayahnya Jember dan Banyuwangi memiliki potensi besar praktik pencucian uang dari hasil korupsi.
"Polwil belum pernah menangani kasus cuci uang,tapi kita terpacu mengungkap kasus itu,” ujarnya.
Diakuinya, yang ramai dibicarakan terkait money loundry adalah Jember dan Banyuwangi. Bukan berarti daerah lain tidak ada potensi.
Di sela Seminar Sosialisasi Rezim Anti Pencucian Uang Peran Strategis dan Perkembangan Terkini di Aula Serbaguna Kantor Bank Indonesia Jember, kata dia dugaan praktek itu bisa dilihat dari transaksi keuangan yang mencurigakan.
Selain kondisi ekonomi Jember-Banyuwangi cukup bagus dibanding daerah lain di Besuki ada pengaruh kasus korupsi dan pejabat tersangka bisa menjadi penunjang.
"Laporan PPATK langsung ke Polri sedang Polwil belum pernah menangani kasus cuci uang. Jika ada laporan maka akan ada tindak lanjuti," bebernya.
Dari catatan PPATK di tahun 2002 ditemukan transaksi keuangan mencurigakan per bulan ada 10,3 kasus. Tahun 2005 ditemukan 171 kasus per bulan, tahun 2006 sebanyak 290 kasus per bulan, tahun 2007 sebanyak 486 kasus per bulan, dan tahun 2008 menjadi 869 kasus per bulan.
Sedang tahun 2009 saat pemilu digelar, jumlah praktik pencucian uang ditemukan 1.310 kasus transaksi mencurigakan. Sedang Kepala Bank Indonesia Jember Rasyid Madjid mengatakan, pihaknya belum memastikan jumlah transaksi sebagai praktik cuci uang.
Kata dia, indikasi sudah ada. Tapi uang dan jumlah serta modus belum diketahui secara pasti. "Kita akan koordinasi dengan penegak hukum, jika pidana bisa polisi tapi kalau pidsus bisa kejaksan yang menangani," kata Rasyid Madjid.
Tiap bulan ada laporan reguler serta digelar diskusi dua bulan sekali terkait praktik cuci uang sebagai tindak pidana kejahatan. kim
APRIL TARIF INTERNET TURUN
JEMBER - Menteri Komunikasi dan Informatika Prof Dr Ir Mohammad Nuh akhirnya berkesempatan menjelaskan di hadapan wartawan terkait tariff internet. Pemerintah dinyatakan hingga kini masih terus berusaha untuk mengkaji soal penurunan tariff internet.
Tapi, kendala utama dalam penggunaan internet di perguruan tinggi karena harga bandwith yang mahal. "Dalam konteks ini tarif internet semoga bulan April nanti muncul kebijakan baru mengenai penurunan tarif internet," ujar M Nuh, dalam kuliah umum di Universitas Jember, Kamis (26/2).
Penurunan tarif internet itu terinspirasi penurunan tarif telepon seluler. Kata dia, di tahun 2005, tarif seluler Indonesia termahal di Asia. Tahun 2008, penggunaan telepon seluler di Indonesia termurah di Asia. Dia menilai ada perbedaan antara penggunaan telepon seluler dengan internet.
"Kalau di telepon, basisnya menit. Internet juga basisnya menit. Padahal karakteristik keduanya berbeda, jika order internet di atas 30 menit dan jam," ujarnya.
Menteri belum bisa menghitung berapa persen penurunan tarif internet yang akan ditetapkan karena masih digodok. Minat penggunaan internet di Jember tinggi. Tapi daya beli kurang. Ada sekitar 28 ribu sambungan internet speedy di Jember.
Usai berbicara di Seminar Pendidikan berbasis vokasi di Politeknik Negeri Jember Menkominfo, langsung ke Pondok Pesantren Al Qodiri, Gebang Jember pimpinan KH Achmad Muzakki Syah untuk persiapan teleconference Kyai dengan Presiden SBY, Kamis (26/2) pukul 20.00 WIB.kim
IJIN TV BARU 400, RADIO 2.200 PEMOHON
JEMBER – Jalur frekwensi kanal Televisi dan Radio, di seluruh Indonesia ternyata masih menjanjikan sebagai usaha baru. Terbukti, ada pemohon ijin baru Televisi sebanyak 400, dan pemohon ijin radio sebanyak 2.200.
Demikian ditegaskan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Prof Dr Ir H Muhammad Nuh, DEA, saat usai meresmikan gedung kantor pusat Politeknik Negeri Jember didampingi Direktur Polije Dr Ir H Asmuji, MM, Kamis (26/2).
Kata dia, permohonan pendirian stasiun televisi baru mencapai 400 surat. Sedang stasiun radio baru mencapai 2.200 pemohon. Kata dia, padahal kanal televisi dan radio sangat terbatas.
Pemerintah akan berusaha mencari terobosan dengan teknologi canggih M Pec 2 dan 4 sistem digital. Sebab, masalah kanal frekwensi yang terbatas, dan tingginya permohonan ijin bisa diselesaikan dengan migrasi dari system kanal analog ke system digital.
Dengan digital maka bisa satu kanal bisa ditempati oleh banyak pemohon. Ibaratkan system analog adalah satu kapling rumah. Sementara system digital adalah ibarat rumah susun. Satu rumah bisa dipakai banyak orang.
"Persoalan kanal ini bisa diselesaikan dengan migrasi televisi dan radio analog ke digital. Lounching TVRI Agustus 2008 ke digital," kata Nuh.
Diharapkan ada migrasi analog ke digital, sehingga yang tak memiliki tempat bisa dialihkan ke system digital yang diibaratkan rumah susun tadi.
Dia mengingatkan bahwa penggunaan frekuensi harus didahului perizinan. Frekuensi adalah sumber daya negara, sehingga siapapun yang ingin memanfaatkan harus meminta izin.
"Kalau tidak pakai izin, akan berdampak kepada keamanan dan ketertiban. Bisa Jadi broadcast disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak baik," terangnya.
Di sejumlah daerah telah dilakukan penertiban kanal frekwensi tak berijin tersebut. Semisal di Malang, Kediri, dan Madiun. Tapi Menteri tidak mau membuka nama stasiun TV dan radio itu.
Untuk membantu kelancaran pengurusan frekwensi itu, Departemen Kominfo membentuk semacam (gugus tugas) yang mengurusi masalah perizinan. Prosedur umum perijinan bisa memakan waktu 2 bulan, tapi melalui task force ini hanya butuh 2 minggu.
Soal target penertiban di tahun 2010 Menteri tidak bisa menerangkan. Kata dia, jika pemilik stasiun radio dan televisi tidak mengurus perizinan, maka pemerintah mengambil tindakan dengan memblokir saluran siaran.
"Tentu saja diproses di Pengadilan, karena menggunakan sumber daya negara tanpa ijin,” ujarnya.kim
Televisi dan Radio Dikanal Digital
JEMBER- Menteri Komunikasi dan Informasi Prof Dr Ir M Nuh, DEA menghindari upaya – upaya penertiban yang akan berbenturan dengan masyarakat. Tapi, pemerintah tetap melakukan upaya penertiban dalam bentuk lain agar penggunaan frekwensi itu sesuai aturan.
Di sela kunjungan ke Politeknik Negeri Jember (Polije) untuk meresmikan Gedung Kantor Pusat Polije Asih Asah Asuh, Muhammad Nuh, menyatakan sangat konsentrasi terhadap penggunaan frekwensi radio, dan televisi tersebut.
Sebelumnya, Menkominfo ini memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Jember. Dia menjelaskan bahwa persoalan siaran sekarang ini terletak di problem kanal. "Saat ini sudah ada 400 pemohon baru siaran televisi dan 2.200 pemohon kanal radio. Padahal kanalnya terbatas, maka kita bisa cari solusi melalui migrasi dari sistem analog ke digital," M Nuh.
Sistem ini sudah dilaunching lewat digital bersama TVRI kemarin. Dia mengibaratkan, kanal analog adalah teknologi tingkat satu, yang hanya bisa dipakai satu kapling saja. Tapi kalau kanal digital ibaratkan bangunan bertingkat bisa dipakai banyak keluarga seperti rumah susun.
"Itu tergantung M Pec, yang digunakan. Ada M pec 2, dan 4. Harapannya, yang belum memiliki tempat atau kanal habis, bisa dialihkan ke sistem digital. Kalau tidak mengurus izin dan masih on air, maka di blok off air dan dimasukkan ke pengadilan karena menggunakan kanal negara tanpa izin," tandasnya.
Di beberapa daerah ada siaran televisi yang belum berizin dan terpaksa harus di off air. Yang sudah turun off air ada di kota Kediri, Malang dan Madiun dan semua berjalan dilakukan penertiban.
M Nuh, menolak membeber nama televisi atau radio itu. Dia tidak suka penertiban karena akan ada komplain dari masyarakat gara-gara off air. Yang harus dipenuh sebenarnya hanya perizinannya," tukasnya.
Kini, sudah dibentuk tim khusus untuk melayani perizinan itu kombinasi Postel, KDI, KPI dan KPID.
"Sehingga prosedur yang umumnya perlu waktu satu sampai dua bulan, dengan tim ini bisa dipenuhi satu - dua minggu. Yang menertibkan ya Balai Monitoring yang pernah ada,” pungkasnya. kim
