DUDUK 2 JAM JADI JUTAWAN

Nih Dia !

BANDIT – BANDIT CURANMOR DILIBAS




79 Motor Diamankan, 3 Pelaku Ditembak, 6 Penadah Dibekuk

JEMBER - Kawanan bandit, dan pelaku pencurian sepeda motor kelas kakap dilibas Tim Resmob Polres Jember dalam waktu sepekan. Alhasil 79 kendaraan bermotor diamankan, 3 pelaku utama didor, dan 6 penadah diringkus.
Hasil tangkapan itu digelar di halaman rumah barang bukti di Satlantas Mapolres Jember Jl Letjen Panjaitan Jember bersama Kapolwil Besuki Kombes Pol Drs Imam Djauhari, dan Kapolres Jember AKBP M Nasri, Kamis (2/4) siang.
Para pelaku yang ditembak sebagai pelaku utama adalah, Matraji, Imam Tantoni, an Eko Suprianto, kesemuanya warga Dusun Klompangan, Kecamatan Ajung. Matraji, sempat dicecar Kapolwil Besuki Kombes Pol Drs Imam Djauhari. Dia mengaku telah 3 kali masuk penjara, dan 5 kali melakukan pencurian. Hasil sepeda motor yang dia curi selalu dijual untuk memenuhi kebutuhan keluargannya.
Dia setiap kali beraksi menggunakan kunci T. Motor yang jadi sasaran adalah milik warga yang diparkir di sawah dan parkir sembarangan. Spesialis alap –alap sepeda motor ini dalam beraksi dibantu dua orang. Imam, dan Eko.
Kapolres Jember AKBP M Nasri, menjelaskan bahwa aksi kejahatan para pelaku ini sudah sangat meresahkan. Sehingga jajaran Resmob Polres Jember cepat melakukan pengejaran. Tapi dia mengakui masih banyak kawanan penjahat lain yang merupakan kawanan profesional yang masih diidentifikasi untuk ditangkap.
Dia melihat faktor terutama dalam setiap aksi curanmor adalah kepiawaian para pelaku memanfaatkan perilaku masyarakat yang ceroboh memarkir motor tanpa kunci ganda. Kapolwil Besuki Kombes Imam Djauhari, menegaskan potensi terbesar aksi kejahatan curanmor masih diduduki wilayah hukum Resort Jember.
“Yang kedua baru Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso. Jember memang tingkat potensi pertumbuhan ekonomi tinggi, dan perkembangan pusat kota pesat. Ditambah populasi jumlah sepeda motor di Jember sangat tinggi, selain penduduknya 2,3 juta,” ujar Kapolwil.
Kapolwil telah menginstruksikan kepada semua jajarannya untuk melakukan pengejaran dan penekanan terhadap potensi kerawanan curanmor tersebut di setiap wilayah resort wilayah Besuki. Dari catatannya bahwa para pelaku memiliki jaringan yang luas hingga beberapa daerah. Tapi beruntung dari identifikasi masih belum ada barang bukti yang dilempar ke luar Kota Jember.
“Tidak barang bukti masih di lingkup wilayah Besuki saja. Sehingga masih bisa kita kejar. Tapi kalau aksi para pencuri itu bisa ditekan lebih baik,” ujar Kapolwil, didampingi Kapolres Jember AKBP M Nasri, Kasatreskrim Holilur Rahman, Kasatlantas I Made Agus, dan Wakapolres Jember Rizal.
Dari data yang ada, para pelaku penadahan yang juga berhasil ditangkap itu adalah : Dirman, Klompangan Ajung, Sukmono, Klompangan, Raji Wonojati, dan Joko, warga Wonojati Kecamatan Jenggawah. Mereka dikeler bersama di depan barang bukti hasil jarahan di Mapolres Jember kemarin.kim


Tidak ada komentar: