PDIP KERAHKAN JURUS PAMUNGKAS
JEMBER - Di putaran terakhir kampanye, 5 April 2009 giliran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengerahkan senjata pamungkas untuk menarik simpatik masyarakat dari unsur pemuda, dan pemilih pemula. Sedikitnya, 3 artis dangdut berpenampilan seksi dikerahkan untuk “menggoyang” ribuan massa PDIP di lapangan Sukorambi, kemarin.
Dalam kesempatan itu, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Imam Suroso, nomor urut 4 dapil Jember Lumajang ini menyoroti keras kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai gagal dalam memerangi dan menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.
Salah satunya adalah persoalan pupuk. Di kala rakyat membutuhkan pupuk karena musim tanam dimulai petnai malah kesulitan mendapatkannya. Akibatnya banyak petani yang rugi bahkan gagal panen.
Sementara itu, sorotan keras diarahkan ke Pemerintahan di bawah kepemimpinan SBY ini juga dinilai tidak sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat kecil. Dari anggaran Rp 20 triliun yang berhasil diserap hanya Rp 88,98 milliar dari pemerintah daerah Jogjakarta. Di tahun 2008 program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelontor Rp 11,1 trilliun ternyata tidak tepat sasaran. Kebanyakan diperoleh dari kalangan sendiri saja.
“Jika saya terpilih menjadi anggota DPR RI nantinya maka tiap 3 bulan kami siap turun untuk serap aspirasi kepada masyarakat. Semua caleg PDIP lebih dekat dengan masyarakat kecil,” ujar Imam Suroso.
Di tempat yang sama Maman Sabariman, Caleg DPRD TK II Jember yang mencalonkan dari dapil 1 (Kaliwates, Sukorambi, Patrang, Arjasa, Jelbuk, Panti dan Sukowono) menghimbau kepada masyarakat pemilih yang bisa mencontreng dengan benar diharapkan mengawal kepada kader PDIP dari generasi tua.
“Saya menghimbau kepada semua masyarakat pendukung PDIP dan elemen di PDIP untuk memantau terjadinya praktek politik uang di Pemilu 9 April mendatang,” ujar Maman Sabariman.
Ribuan massa PDIP yang menggunakan sepeda motor meneriakkan yel – yel “PDIP menang – PDIP menang” selang beberapa menit berikutnya, mereka dihibur oleh goyangan artis seksi yang sengaja didatangkan dari Surabaya, duet “Duo Seksi Surabaya” diiringi orkes melayu (OM) Mitra Nada dari Lumajang.kim
CALEG PDIP SOROTI KINERJA SBY
Label:
PEMILU
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar